home chartz

Sabtu, 14 Mei 2011

sekedar info wonosobo (Sektor Ekonomi Produktif di Wonosobo Masih Sangat Potensial)

Dalam pertemuan yang dihadiri pula oleh Sekda, Assisten II, dan beberapa pimpinan SKPD terkait tersebut, Sunaryanto, Ketua BMPD Sub Wilayah Wonosobo juga menjelaskan bahwa menurut data statistik yang dirilis oleh Bank Indonesia, jumlah pinjaman berjalan  di Kabupaten Wonosobo pada tahun 2010 mencapai 1,1 triliun rupiah. Jumlah ini meningkat 20 persen dibanding pada Tahun 2008 yang masih berkisar pada angka 844 milyar rupiah. Data BI juga diungkapkan bahwa besarnya jumlah pinjaman ternyata tidak diimbangi jumlah dana pihak ketiga yang terhimpun. Menurut Sunaryanto yang juga Kepala Cabang BRI Wonosobo tersebut, jumlah dana pihak ketiga yang masuk hanya sekitar 638 milyar rupiah. Dari pinjaman  sejumlah 1,1 triliun itu, terungkap pula bahwa kredit konsumtif masih mendominasi yang mencapai sekitar 40 persennya.
Menanggapi paparan tersebut, Wakil Bupati Wonosobo mengungkapkan keprihatinannya, terkait dengan besarnya kredit konsumtif di perbankan Wonosobo. Menurut Wabup, sektor riil di Wonosobo akhir-akhir ini memang cukup lesu. Hal tersebut tidak lepas dari efek money game yang dinilai Wabup telah merusak perekonomian warga. Namun, berdasar pantauan Wabup, beberapa wilayah seperti Kertek, Garung, dan Leksono sudah menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Harapannya, melalui kontribusi perbankan secara lebih agresif, sektor riil akan lebih menggeliat. Wabup juga berharap, meski untuk sektor funding (penghimpunan dana) mungkin kurang bagus, perbankan tidak lantas menutup diri untuk akses kredit, terutama bagi para penggiat UMKM di Wonosobo.
Mengenai kelanjutan dari aksi Pemkab dalam mengantisipasi terjadinya lagi money game, Wabup menegaskan bahwa saat ini proses perijinan untuk usaha sejenis akan lebih ketat, serta ada pemantauan terhadap pengajuan izin hingga setelah izin keluar. Hal ini agar musibah yang menelan korban cukup banyak tersebut tidak terjadi lagi. Lebih lanjut Maya juga menyoroti peran dan kontribusi perbankan dalam program Corporate Social Responsibility (CSR). Sesuai arahan Bupati, Wabup berharap agar CSR perbankan dapat ditingkatkan untuk program rehabilitasi lingkungan hidup di Wonosobo. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh 13 pimpinan Bank anggota BMPD Sub Wilayah Wonosobo tersebut, Wabup menghimbau agar dana CSR disalurkan untuk membantu pengadaan bibit pada Kebun Bibit Sekolah (KBS). (ast).
  sumber: wonosoboonline

Tidak ada komentar:

Posting Komentar